Para pekerja keras ternyata menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk membayar biaya kesehatan. Demikian hasil penelitian Blaine Bos dari Univesity Harvard di New York.
Blaine meneliti 3.000 pekerja selama setahun. Para pekerja dibagi berdasarkan kinerja, yakni kelompok yang bekerja terlalu keras dan mereka yang bekerja secara normal.
Hasil penelitian membuktikan mereka yang bekerja terlalu keras, termasuk bekerja kembali di luar waktu kerja (lembur), akan menghabiskan 60% penghasilan mereka untuk membiayai kesehatan. Sedangkan yang bekerja secara normal hanya menghabiskan 30% penghasilan mereka untuk kesehatan.
“Saya sangat terkejut atas hasil penelitian ini. Bekerja untuk mendapatkan penghasilan lebih, ternyata malah lebih banyak mengeluarkan penghasilan,” ujar Blaine.
Blaine menganjurkan para pekerja selalu bekerja dalam kondisi yang prima. Selain itu, tidak memaksakan diri melakukan pekerjaan ketika tubuh sudah tidak mampu melaksanakan pekerjaan itu.